McLaren akhirnya mempertahankan Jenson Button dengan Fernando Alonso musim depan. Bagi Alonso ini merupakan kesempatan keduanya bergabung dengan tim balap asal Inggris tersebut. Sementara, penunjukan Button akhirnya menepis isu posisinya yang konon bakal diserobot Kevin Magnussen.
Reuni Fernando Alonso dan McLaren sudah lama diembuskan dan akhirnya dipatenkan dalam konferensi pers pada Rabu (10/12). Alonso tak pernah lagi menjadi kampiun dunia sejak 2006, sementara tim asal Woking juga kehilangan gelar nomor satu sejak 2008. Gabungan kekuatan dua elemen ini diharapkan bisa mengantarkan kejayaan masa silam Alonso dan McLaren.
Sementara itu untuk pembalap kedua, di luar dugaan McLaren memilih Jenson Button. Awalnya sempat muncul isu Button bakal didepak oleh Kevin Magnussen, pembalap Denmark yang baru berusia 22 tahun. Ini tidak terlepas dari hasil cemerlang Magnussen di GP Australia: menjadi runner-up.
Faktor lain adalah usia. Bagi Button yang sudah berusia 34 tahun, musim depan akan menjadi musim ke-16. Masa depannya jelas lebih ‘redup’ dibandingkan Magnussen. Namun McLaren menilai pengalaman lebih utama. Di samping itu, status kewarganegaraan Button yang berdarah Inggris dinilai lebih menguntungkan tim di pasar daripada Magnussen. Mereka siap kembali bekerjasama dengan sang juara musim 2009.
Dilaporkan Marca, “Kevin Magnussen adalah harapan cerah untuk masa depan, tapi McLaren tidak punya waktu untuk menunggu. Mereka membutuhkan hasil pada musim 2015.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar